Wanita Medan.com – Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM-3) Sumut ganti pengurus Periode 2018-2023, di Medan International Convention Centre, Jalan Gagak, Medan, Sabtu (5/10- 2019) malam.

Hadir di antaranya Panglima Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan M Sabrar Fadhilah, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Alwis, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonny Waldi, Ketua BM-3 Sumut Syahruddin Ali,  Sekretaris BM-3 Sumut Yunan Sirhan, jajaran pengurus dan anggota BM-3 Sumut, serta undangan lainnya.

Gubernur Edy Rahmayadi juga hadir. Dia berharap agar pengurus yang baru dilantik ini bisa lebih baik dari sebelumnya. “Jadikanlah dan berbuatlah yang terbaik untuk organisasi ini, jangan jadikan keberadaan kalian sia-sia di dalam organisasi ini, karena Allah SWT sangat membenci yang namanya perbuatan mubazir,” tegas  Edy Rahmayadi yang datang bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi merasa senang bisa turut hadir pada acara tersebut.  “Sebab di Sumut ini kira-kira ada sekitar ratusan ribu orang warga Sumut berdarah Minang, jadi saya senang bisa bersilahturahmi, sebab silahturahmi juga menambahkan rezeki dan memanjangkan usia,” ucap Edy.

Ketua BM-3 Sumut Syahruddin Ali yang baru dilantik mengatakan, kedepannya siap mendukung dan bersinergi mewujudkan visi dan misi gubernur menjadikan Sumut Bermartabat. “Kita sangat bangga karena pada malam pengukuhan ini pimpinan terbaik di Sumut bisa hadir, Bapak Edy Rahmayadi adalah Ninik Mamak bagi kami, jadi apa yang menjadi kehendaknya kita harus patuh, jika Pak Edy ingin buat Sumut Bermatabat kita harus patuh akan itu,” ucap Syahruddin.

Syahruddin juga menegaskan, bahwa hingga saat ini BM-3 tidak memberikan dukungan pada partai politik manapun. “Sampai saat kami BM-3 Sumut tidak memberikan dukungan pada partai manapun, namun hak politik perorang tidak kita batasi. Saya berharap mudah-mudahan kepemimpan baru ini mampu menjadi lebih baik ke depannya,” tambahnya.

Di akhir sambutanya, Syahrudin menyinggung soal warga Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua. “Kehidupan bermasyarakat, toleransi itu sudah lama diajarkan oleh leluhur kita, untuk itu penting sekali berpransangka baik pada siapa pun, pada pimpinan, pada teman, sebab dimana kaki dipijak di situ langit dijunjung. Dan pada kesempatan ini juga saya mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya pada Bapak Gubernur, yang telah peduli pada para korban di Wamena, dan menginisiasi untuk penggalangan dana, terima kasih Pak,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelantikan Farianda Putra Sinik pun mengumumkan bahwa total sumbangan dari masyarakat Minang perantauan di Sumatera Utara terkumpul donasi sebesar Rp235 Juta. “Atas kepedulian Bapak Gubernur, kami warga Minang mengucapkan terima kasih atas peran dan kepedulianya, kepada penyumbang kami ucapkan terima kasih,” pungkasnya. (wm/evi)

Loading...