Calon jemaah haji biometrik

Wanita Medan.com – Ratusan jamaah calon haji (Calhaj), Kota Medan sudah melakukan proses perekaman biometrik. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, H.Impun Siregar MA,bersama Kasi Haji dan Umrah, H.Mashudi MAP, Kamis(21/3/2019).

Dalam keteranganya, Mashudi menyebutkan, proses biometrik untuk jamaah telah berlangsung sejak 18 Maret lalu di Cambrid Jalan S.Parman Medan. “Pelaksanaan biometrik untuk Calhaj dilaksanakan secara bertahab agar tidak terjadi antrian panjang saat pelaksanaan,”katanya.

Dijelaskanya,dari sekitar 2.400 Calhaj Kota Medan, sudah ada  1930 jamaah yang sudah terdata. Secara keseluruhan untuk pelaksanaan biometrik, dibagi dalam beberapa tahapan. Yakni,tahap pertama sebanyak 201 Calhaj.

Sedagkan tahap kedua sebanyak 210 Calhaj.Tahap ketiga sebanyak 247 Calhaj,tahab keempat  sebanyak 258,tahap kelima sebanyak 170 Calhaj dan tahab keenam sebanyak  304 Calhaj. “Kegiatan dilaksanakan bertahap untuk mempermudah jamaah dalam kegiatan biometri dan jamaah yang didampingi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji(KBIH), nantinya hasil print dari biometri itu akan diserahkan bersama-sama ke panitia haji di Kemenag. Sedangkan jamaah yang tidak bergabung dengan KBIH,bisa menyerahkan  langsung dengan petugas di bagian haji,”katanya.

Hal lain disampaikan Mashudi,bahwa Calhaj yang usianya sudah 80 tahun,tidak lagi mengikuti proses biometrik. “Ya, usia 80 tahun tidak lagi ikut disertakan dalam proses biometrik. Tetapi Calhaj tersebut harus hadir bersama jamaah lain yang akan ikut proses biometrik,”kata Mashudi.

‪Kata dia, biometrik adalah metode untuk mengenali seseorang berdasarkan ciri-ciri fisik, karakter, dan perilakunya secara otomatis. Pengenalan karakter ini dilakukan melalui retina, sidik jari, pola wajah dan sebagainya. Perekaman biometrik dilakukan untuk mempermudah jemaah calon haji saat mendatangi tanah suci. Proses perekaman data biometrik berlangsung cepat hanya sekitar empat jam untuk satu kloter. Ini berbarengan dengan persiapan segala kebutuhan lainnya sebelum berangkat seperti pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang elektronik, kunci kamar hingga uang

Dia juga menyampaikan bahwa Calhaj yang sudah istitoah asal Kota Medan, mencapai 80 persen dan sudahh berhak melakukan pelunasa BPIH di bank yang ditunjuk oleh pemerintah.

“Prosesnya terus berlangsung,diharapkan dalam waktu dekat akan selesai, sehingga Calhaj bisa melaksanakan berbagai proses lanjutann dalam rangka persiapan untuk pemberangkatan haji tahun ini.(evi)

 

Loading...