Ini cara manual di SMK 3 untuk PPDB.

Wanita Medan. com – Hari ini, Selasa (25/6-2019) pendaftaran Penerimaan Peserta Didik baru (PPDB) 2019 berakhir.Cerita pendaftaran PPDB tahun ini cukup unik.

Sejak awal, pada jalur testing sudah punya cerita tersendiri. (baca deh Wanita Medan.com sebelumnya). Lanjut pada jalur zonasi, prestasi dan perpindahan orangtua.

Nah,pada jalur ini ceritanya sangat beragam. Mulai dari tak bisa terkoneksi hingga memilih cara manual untuk memverifikasi data siswa. Ini rangkumanya bagi kamu Wanita.

Seperti di SMKN 7 Medan, web PPDB 2019  bisa dibuka di hari pertama. di hari kedua ngadat. Jam 10.00 baru bisa. Meski bisa dibuka, bukan berarti masalah selesai, karena masih banyak persyaratan yang harus dipenuhi misalnya surat kesehatan dari instansi terkait. Sehingga perlu membuka lagi web PPDB Online. Jam 10.00 baru bisa dibuka sampai akhirnya berhasil memverifikasi sekitar 90 data siswa.

Cerita lain, seorang anak bernama Christine Lourenze Purba nampak kusut wajahnya saat keluar dari ruang tata usaha SMKN 10. Ternyata  masalahnya, Christine siswa SMPN 10 itu bernomor Induk Kependudukan (NIK) di DolokSanggul Tapanuli Utara. Lantaran ber NIK Dolok Sanggul pendaftaran Christine menjadi terhambat meski dia siswa SMP 10 Medan.

Inilah yang tak tersosialisasikan secara mendetail oleh Dinas Pendidikan Sumut. Hingga banyak siswa yang ber NIK di luar Medan menjadi tertolak datanya. Sehubungan dengan koneksifitas antara PPDB Online dan Disduk capil.

Saat dihubungi Sekretaris PPDB Sumut Saut Aritonang menyebutkan, hal itu tak bermasalah. Karena KK daerah juga konek ke Disdukcapil Sumut. “Selagi masih wilayah Sumut, datanya pasti ada,” ujar Saut seraya menambahkan, SMKN tak mengenal zonasi apalagi jarak, jadi semua bisa masuk, kata Saut.

Berbeda dengan SMKN 3 Medan. SMK yang bersebelahan dengan SMKN 2 Medan nampak telah mempersiapkn secara matang PPDB 2019. Hanya dengan menempatkan beberapa petugas di meja masuk mereka sudah bisa menerima murid baru tahun ajaran 2019/2020.

Meski cara yang dipilih manual, namun bisa menjadi solusi bagi siswa yang mendaftar. Pihak sekolah mengcopykan pendaftaran PPDB Online yang ada di web.Untuk kemudian diserahkan pada siswa berikut persyaratan lain.

Selanjutnya pihak sekolah yang menginput ke operator yang ada di Disdiksu. Dengan cara ini menumpukan siswa tak terjadi. Orangtua menjadi tenang, karena sudah ada kepastian anaknya mendaftar.

“Hari pertama pendaftaran kami sudah dapat 7 rombel,” kata Kepala Sekolah SMKN 3 Medan Maraguna Nasution MAP. SMKN 3 tahun ajaran 2019/2020 akan menerima 12 rombel dengan tiga jurusan unggulan kimia industri, kimia analis dan teknik laboratorium medik.

Cara manual ini ternyata banyak dilakukan sekolah umum maupun kejuruan di Medan. Menurut Saut Aritonang hal tersebut sah-sah saja. ” Karena nanti operator sekolah yang menginput data tersebut,” kata Saut.

Hari kedua sangat sudah sangat lancar.Seperti di SMK Negeri 5 dan SMKN 10 Medan, para admin di masing-masing sekolah terlihat sudah sedikit lega untuk mengapload data siswa dan langsung memberikan hasil print kepada peserta.

Sebelumnya, para admin kewalahan karena lemotnya website Disdiksu saat dibuka, sehingga memperlambat sistem kerja mereka yang akhirnya menerima berkas siswa dan mengapload hingga sore hari. Padahal PPDB online sudah berlangsung tahun ketiga, namun sistem lemotnya akses ke website Disdiksu belum seperti diharapkan.

“Sudah mulai lancar, tapi masih ada gangguan jaringan untuk memasukkan NIK peserta.Ada yang langsung terakses tapi ada juga yang tertolak oleh sistem dan diulang kembali,” kata Kepala SMKN 5,Drs.Edison bersama admin Vera.

Di sekolah ini, lebih dari 500 berkas peserta telah diterima panitia, selanjutnya dilakukan verifikasi data dan diaploadkan ke website Disdiksu. “Paling diminati peserta adalah Program Keahlian Otomotif,”kata Edison yang memprediksi minat lulusan SMP untuk masuk SMKN meningkat dibandingkan tahun lalu. Sekolah yang memiliki 4 jurusan itu yakni listrik, otomotif,mesin dan bangunan hampir secara keseluruhan sudah terpenuhi. Pihak sekolah tinggal melakukan perengkingan saja untuk mengurangi jumlah pendaftar.

Tidak jauh beda dengan pendaftaran di SMKN 10 Medan. Admin terlihat sangat sibuk memasukkan data siswa setelah di verivikasi oleh tim penerima data. Kepala Sekolah,Roberth A Lesbatta menyebutkan para admin sudah mulai lancar bekerja, untuk memasukkan data siswa ke website Disdiksu.”Kalaupun ada gangguan terjadi saat mengapload NIK siswa, sehingga harus dilakukan berulang. Tapi tidak terlalu lama seperti hari sebelumnya,”katanya sembari berharap tidak terjadi pemadaman listrik saat PPDB berlangsung.

Di sekolah ini Program Keahlian yang ditawarkan yakni Multi Media,Tata Busana,Ta Kecantikan dan Tata Boga.Panitia PPDB, Christina Indrayati Hutapea di Program Keahlian Multi Media menyebutkan, peserta menyertakan semua berkas untuk pendaftaran termasuk fotocopy Kartu Keluarga (KK) maupun nilai siswa.”Pendaftar langsung memilih program keahlian dan melengkapi berkas, panitia memberikan nomor untuk pemanggilan,agar berlangsung tertib,”katanya.

Terpisah Kadisdik Kota Medan,Marasutan Siregar melalui Kasi Kurikulum SMP,Supri Harahap menyebutkan untuk PPDB SMPN di Kota Medan,hingga kini belum ada juknis. “Baru kemarin dibahas di bagian hukum prosesnya kan harus ke meja Sekda Wali Kota dan Wakil. Adapula revisi dari Kemendikbud terkait persentase jalur zonasi dari

90 menjadi 80% agar  bisa menambah jalur pr

 

memasukkan NIK peserta.Ada yang langsung terakses tapi ada juga yang tertolak oleh sistem dan diulang kembali,” kata Kepala SMKN 5,Drs.Edison bersama admin Vera.

Di sekolah ini, lebih dari 500 berkas peserta telah diterima panitia, selanjutnya dilakukan verifikasi data dan diaploadkan ke website Disdiksu. “Paling diminati peserta adalah Program Keahlian Otomotif,”kata Edison yang memprediksi minat lulusan SMP untuk masuk SMKN meningkat dibandingkan tahun lalu. Sekolah yang memiliki 4 jurusan itu yakni listrik, otomotif,mesin dan bangunan hampir secara keseluruhan sudah terpenuhi. Pihak sekolah tinggal melakukan perengkingan saja untuk mengurangi jumlah pendaftar.

Tidak jauh beda dengan pendaftaran di SMKN 10 Medan. Admin terlihat sangat sibuk memasukkan data siswa setelah di verivikasi oleh tim penerima data. Kepala Sekolah,Roberth A Lesbatta menyebutkan para admin sudah mulai lancar bekerja, untuk memasukkan data siswa ke website Disdiksu.”Kalaupun ada gangguan terjadi saat mengapload NIK siswa, sehingga harus dilakukan berulang. Tapi tidak terlalu lama seperti hari sebelumnya,”katanya sembari berharap tidak terjadi pemadaman listrik saat PPDB berlangsung.

Di sekolah ini Program Keahlian yang ditawarkan yakni Multi Media,Tata Busana,Ta Kecantikan dan Tata Boga.Panitia PPDB, Christina Indrayati Hutapea di Program Keahlian Multi Media menyebutkan, peserta menyertakan semua berkas untuk pendaftaran termasuk fotocopy Kartu Keluarga (KK) maupun nilai siswa.”Pendaftar langsung memilih program keahlian dan melengkapi berkas, panitia memberikan nomor untuk pemanggilan,agar berlangsung tertib,”katanya. (evi)

 

 

 

Loading...