by

Duh, Pedagang Kebutuhan Haji juga Ikut Merugi

Wanita Medan.com – Kementerian Agama Republik Indonesia mengumumkan pelaksanaan ibadah haji 1441 H/2020 dibatalkan.Dengan pembatalan tersebut, otomatis semua kegiatan yang menyangkut pelaksanaan ibadah haji terhenti tak terkecuali bisnis perekonomian di bidang haji.

Seperti jual beli perlengkapan haji seperti baju, kain ikhram, sepatu dan pernak pernik lainnya seperti barang pecah belah khas Arab Saudi dan lain sebagainya ikut terhenti.

Hanya kurma dan keperluan umum lainnya yang masih terjual, demikian kata Abu Bakar Zein Zubaidi pedagang khusus pernak pernik haji di Pasar Ikan Jalan Stasiun Medan.

Dia menyebutkan, kerugian yang dialaminya karena dia sudah membuat stok yang banyak untuk baju kaos dan kain umroh. ” Sekarang satu pun tak ada yang keluar semua tertimbun di gudang, sebutnya.

“Dengan tidak adanya pelaksanaan haji tahun ini, kita rugi besar. Karena barang sudah di stok untuk kebutuhan haji dan umrah. Sudah kita siapkan semua,” ujar Abu Bakar Zein Zubaidi.

Abu Bakar Zein Zubaidi mengaku sudah menyiapkan seribuan kain ikhram dengan berbagai kualitas. Selain itu ada juga perlengkapan haji lainnya seperti kaos, tali pinggang, sendal, sorban.

Akibat tak adanya barang yang terjual Zubaidi menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. “Sampai hari ini, tidak ada yang keluar. Sejak distop pemerintah Arab Saudi untuk umrah, kami ini mau bilang apa. Ini salah satu cobaan dari Allah, apakah kita sabar atau nggak. Jadi kita tawakkal sajalah, kita nggak boleh mengeluh,” ujarnya.

Meski demikian toko tempat Zubaidi masih tetap ramai dikunjungi orang. Silih berganti pembeli yang datang, ada yang membeli peci, minyak wangi, garam khusus, minyak zaitun, kurma dan madu. Lumayan juga ternyata rezeki datang dari pintu mana saja seperti janji Allah.( evi)

Berita Terbaru