Wanita Medan.com –  Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi mengukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Sumatera Utara Periode 2016-2020, Selasa (1/11) di aula Martabe lantai 2 Kantor Gubsu.

Gubsu Ir H T Erry Nuradi MSi mengharapkan kepada pengurus yang baru dilantik untuk bekerja bersungguh-sungguh mengemban tugas untuk menjadi agen pembaharuan dari terciptanya harmonisasi keragaman masyarakat di Sumatera Utara.

Seperti diketahui Sumut merupakan provinsi yang multikultural namun keharmonisan dalam membina keberagaman suku, budaya dan agama serta ras tetap terjaga. Hal ini tentunya bukan karena dilakukan unsur pemerintah saja, namun juga turut berperannya komponen masyarakat yang selama ini mendukung kebijakan pemerintah untuk mewujudkannya.

“Kondusifitas adalah prasyarat utama dalam keberlanjutan pembangunan nasional,” ujar Gubsu.

Keharmonisan itu lanjut Gubsu haruslah dijadikan sebagai motivator untuk terus berpartisipasi aktif dalam mewujudkan keharmonisan antara suku, agama, ras dan etnis yang ada di Sumatera Utara.

Untuk itu ditengah keberagaman dan kemajemukan, Gubsu berpesan untuk tetap mengedepankan sikap saling menghormati diantara sesama, tidak boleh ada yang berasa lebih tinggi, lebih kuat dan lebih penting.
“Mari kita bangun kebersamaan dan sikap kekeluargaan. Terjalinnya persaudaraan dalam kemajemukan, terciptanya rasa solidaritas ditengah perbedaan, dan rasa saling hormat-menghormati. Dan jauhkan pertentangan dan permusuhan dalam kondisi apapun itu,” ujar Gubsu

Pada kesempatan itu Gubsu menghimbau kepada segenap komponen yang ada hendaknya terus mendukung tercapainya visi Sumatera Utara menjadi provinsi yang berdaya saing, maju dan sejahtera dalam harmoni keberagaman.

“Diharapkan dukungan dari semua komponen agar visi Sumatera Utara tidak hanya retorika semata,” sebut Gubsu.

Sebelum mengakhiri sambutannya Gubsu mengharapkan kepada seluruh kabupaten/kota yang di Sumatera Utara agar membentuk forum-forum strategis di daerahnya.

“Bagi kabupaten/kota yang belum membentuk forum-forum strategis agar sesegera mungkin membentuknnya sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Gubsu. (WM-02)

Loading...