by

Gerakan Literasi di Amrik

Wanita Medan.com – Di Amerika Serikat gerakan literasi atau membaca selama 15 menit sebelum jam pelajaran di mulai, sudah berlangsung sejak lama. Bahkan menjadi kurikulum sekolah, kata Konsul Amerika Serikat untuk Pulau Sumatera Juha P. Salin di Medan, kemarin.

Dukungan literasi ini, kata Juha mendapat dukungan dari Presiden Barrack Obama. Karena Presiden pun mengerti bahwa membaca akan membuka cakrawala pikir . “Dengan membaca dapat menambah ilmu pengetahuan,” katanya.
Banyak juga yang hadir di acara deklarasi gerakan literasi itu, di YP Parulian Medan. Mulai dari pejabat Dinas Pendidikan Sumut hingga pejabat di Pemprovsu.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Ketua YP Parulian Sopar Siburian untuk mengatakan, sekolahnya akan mendeklarasikan gerakan literasi tersebut di semua sekolah Parulian yang ada di Kota Medan.
Dengan harapan siswa dapat membaca 6 judul buku per tahun, guru 9 buku dan begitu seterusnya berjenjang. (WM-02)

Berita Terbaru