Gubsu bahas listrik bersama PLN dan PGN

Wanita Medan.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) agar pemadaman listrik tidak terjadi lagi di Medan dan sekitarnya. Untuk itu, PLN diminta benar-benar siaga 24 jam.

Hal ini disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi saat bertemu dengan PT PLN dan PT Pertamina Gas di ruang rapat Kantor Gubernur Sumatera Utara Lt 10 Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (13/5/2019). “Saya minta tolong kepada saudara-saudara sekalian, ini jangan sampai terulang lagi. PLN harus siaga 24 jam seperti suami SIAGA (Siap Antar Jaga) yang istrinya mau melahirkan, jadi bila ada yang tidak biasa terjadi cepat ketahuan dan bisa diantisipasi,” tegasnya.

Menurut Gubernur, pemadaman listrik dapat mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. “Ini bulan Ramadan, jadi masyarakat muslim ingin bisa beribadah dengan bagus, memaksimalkan bulan suci ini, jadi ketika mati lampu tentu masyarakat marah,” kata Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi juga berharap, persoalan pemadaman listrik harus segera ditangani dan dituntaskan. “Masalah ini sudah ada sejak saya kecil, dan sekarang saya sudah jadi gubernur masih juga terjadi lagi,” tambahnya.

“Senior Manajer Distribusi PT PLN Wilayah Sumatera Utara Taufik Hidayat menyampaikan, pemadaman listrik pertama karena rusaknya Current Transfermer (CT) di beberapa pembangkit listrik Sumut. Sedangkan yang kedua dikarenakan penurunan drastis supply gas untuk PLN yang membuat beberapa pembangkit listrik tidak berfungsi.

“Untuk pemadaman listrik yang pertama, Kamis menjelang sahur itu karena rusaknya CT di beberapa PLTU kita. Itu segera kita ganti dan dalam waktu sekitar 30 menit bisa kembali beroperasi dan listrik kembali normal. Sedangkan yang kedua adanya penurunan tekanan supply gas ke PLN sehingga beberapa pembangkit listrik kita tidak bekerja, tetapi kita juga terus berupaya untuk memperbaikinya dengan berkoordinasi bersama PT Pertamina Gas,” ungkapnya.(evi)

Loading...