Wanita Medan.com – Dua hari terakhir harga ayam potong disejumlah pasar tradisional mulai bergerak turun. Nilainya berkisar Rp 4.000 hingga 6.000 per kgnya, dibandingkan pekan pertama lebaran yang bertahan diharga Rp 30.000 hingga Rp 32.000 per kg.

Seperti di Pasar tradisional Sikambing, Selasa (11/7), ayam potong ini dipasarkan dikisaran Rp 26.000 hingga Rp 28.000 per kg. Namun meski harga mengalami penurun, permintan akan ayam potong ini justru merosot.

“Sekarang ini, permintaan mulai sepi. Tapi pekan pertama lebaran, rata-rata setiap hari ada peningkatan yang signifikan hingga mencapai 80%,”ujar Romi salah satu pedagang ayam potong di Pasar Tradisional Sikambing Medan.

Menurutnya, penurunan harga ini tidak terlepas dari sepinya permintaan. “Permintaan sekarang sudah mulai sepi, kemungkinan karena waktunya yang bersamaan dengan masuk sekolah. Sehingga lebih mengutamakan kebutuhan sekolah,”ujarnya.

Menurutnya, untuk suplay ayam pasokannya cukup banyak. Hanya saja ukuran ayam potongnya agak besar.

Penurunan harga ayam potong ini diamini pedagang tradisional Pusat Pasar Tradisional, Idrus. Diakuinya, sejak beberapa hari ini harga ayam potong mulai bergerak turun. “Setelah lebaran masih sempat bertahan diharga Rp 30.000 per kg, sekarang ini sudah turun Rp 26.000 per kg,”ujarnya.

Disisi lain, salah seorang pelanggan Sarah menyebutkan harga ayam potong sepekan terakhir ini sudah bergerak turun. “Harga ayam potong memang sudah turun, tadi kita belanja sekilonya Rp 26.000, yang mahal itu masih ikan”ujarnya pemilik warung nasi di kawasan Jalan M Yamin ini.(WM.02)

Loading...