Wanita Medan.com – Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Dr Ir Mahrizal Masri MT mengatakan Rancangan Undang Undang (RUU) Penyelenggaraan Kegeologian yang diusulkan Komisi II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sangat bermanfaat bagi Indonesia. Terlebih banyak daerah yang masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut soal geologi daerah tersebut, termasuk Sumatera Utara (Sumut).

“Di Sumut masih ada gunung merapi aktif di bawah Danau Toba. Dan ini perlu penelitian lebih lanjut. Dan inilah pentingnya UU Geologi itu,” ujar Rektor ITM Dr Ir Mahrizal Masri MT dalam sambutannya pada acara Seminar Uji Sahih dalam rangka penyusunan RUU tentang Penyelenggaraan Kegeologian yang diselenggarakan DPD RI dan ITM di Gedung Bina Graha, Kamis (7/9).

Lebih lanjut dia menyebutkan bukan hanya itu, dia juga menyebutkan, pentingnya UU Geologi ini agar pemerintah mempunyai eksekusi dan pegangan kuat jika terjadi bencana.
Plt Setdaprovsu Ibnu Hutomo saat membuka seminar mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) mendukung disahkannya rancangan Undang Undang (RUU) Penyelenggaraan Kegeologian yang diusulkan Komite II DPD. RUU ini diharapkan nantinya dapat menjadi aturan yang tegas terhadap masalah kegeologian di Sumut.

Oleh karena itu dia berharap dengan adanya seminar uji sahih terkait RUU ini nantinya akan dapat memberikan masukan kepada tim sehingga RUU ini dapat dirincikan dengan baik dan dapat menjadi UU yang bermanfaat bagi Sumut dan Indonesia nantinya.
Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba yang menginisiasi kegiatan menyebutkan jika saat ini ada dua RUU yang diusulkan Komite II DPD RI.

Selain RUU penyelenggaraan Kegeologian, komite II DPD RI juga telah mengusulkan RUU Energi Terbarukan. “Hasil dari pembahasan ini akan kita sampaikan ke paripurna dan singkronkan ke PPU (Panitia Pembuat Undang Undang),” katanya.
Selain itu, hasil seminar uji sahih ini, tidak hanya disampaikan ke rapat paripurna, melainkan nantinya juga akan disampaikan ke pemerintah dan DPR. “Nanti kita buat argumennya. Karena hari ini pembahasannya bukan hanya di Medan. Melainkan juga dibahas Makassar. Kebetulan di Medan kita bekerja sama dengan ITM,” kata Parlindungan.(WM.02) 

Loading...