by

Ini Persiapan SMK Negeri 3 Medan Jelang PTM

Wanita Medan.com -Jelang diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka ( PTM) 4 Januari 2021, SMKN 3 Medan mengadakan berbagai macam persiapan.

Dimulai rapat dengan sejumlah sekolah di Kantor Cabang Dinas Pendidikan. Kemudian dilanjutkan rapat dengan wali kelas, subrayon dan orangtua subrayon di sekolah masing – masing.

Di SMKN 3 Medan persiapan PTM ditengah Pandemi covid 19 ini baru saja dibahas, Jumat (18/12-2021) di aula sekolah itu dipimpin langsung Kepsek SMK 3 Maraguna Nasution MAP.

Rapat dibuka Kepala SMKN 3 Medan, H.Maraguna Nasution MAP dihadiri para guru, perwakilan wali murid dan utusan dari Sub Rayon SMKN 3.

Peserta yang hadir

Dalam keterangannya, Maraguna menyebutkan rapat persiapan jelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bersama wali murid di SMKN 3 sangat penting, guna menyiapkan segala keperluan dan mengantisipasi tidak ada masalah dalam Pembelajaran Tatap Muka.

“Dalam pelaksanaan rapat kepada guru dan wali murid, juga dilakukan bergantian. Selain menghindari jumlah orang dalam satu ruangan, juga memastikan bahwa semua yang masuk ke SMKN 3 Medan dalam kondisi sehat.

Kemudian, hasil rapat ini akan disampaikan kepada Cabang Dinas Medan Selatan, sebagai usulan untuk dilanjutkan ke Dinas Pendidikan Sumut,”kata Maraguna.

Dia menyebutkan, pada hari pertama masuk sekolah di 4 Januari, hanya ada 50 persen siswa yang hadir. Untuk itu, pihak sekolah sudah menyiapkan perlengkapan di sekolah, termasuk tempat cuci tangan.

Dalam penjelasanya, Maraguna Nasution MAP, menyebutkan PTM direncanakan pada 4 Januari mendatang

Maka perlu, dibuat persiapan yang cukup matang. “Ada surat pernyataan oleh orang tua siswa yang tidak keberatan anaknya ikut PTM. Surat diserahkan saat pembagian raport siswa dan bisa dikembalikan kepada panitia kegiatan PTM atau wali kelas. Maka, saat akan dilaksanakan PTM, kata dia, pihaknya pada hari pertama menyediakan masker untuk siswa dan multi vitamin termasuk untuk guru.

Kedua, siswa yang hadir, hanya 50 persen atau 535 orang saja. Sedangkan 50 persen lagi belajar secara daring dan diatur jadwal bergantian untuk sistem tatap muka.

Ketiga, semua siswa yang akan ikut PTM maupun guru, menyerahkan surat keterangan sudah Rafid Test karena pihak sekolah tidak bisa membiayai.

Keempat, kelengkapan sarana seperti tempat cuci tangan dan kelengkapanya, alat pengukur suhu tubuh serta tempat sampah sudah disediakan di berbagai titik.

“Saya berharap, kerjasama semua pihak di sekolah, bisa menjadikan PTM ini normal dan berharap siswa sehat walafiat dalam mengikuti proses PTM,”katanya.(evi)

Berita Terbaru