Wanita Medan.com – Bicara sampah memang tak ada habisnya dan selalu menjadi masalah. Masalah pertama yang sering kita saksikan, masalah sosial. Pernahkah kamu melihat tulisan atau bacaan, “dilarang buang sampah disini” . Itu masalah masih ringan artinya pemilik lahan masih belum jengkel lahannya dijadikan tempat pembuangan sampah.

Nah, yang ini “Hanya anjing yang buang sampah disini” pemilik sudah jengkel amat sampai membawa nama binatang. Tapi, toh orang tetap membuang sampah disitu, hiks.Sampai akhirnya nama Tuhan dibawa- bawa, ” Ya Allah berilah petunjuk kepada orang yang membuang sampah disini”.

Yang ini agak sedikit lembut, tapi tetap ada saja yang buang sampah. Begitulah mental dan watak orang Indonesia, yang tak disiplin dan tak tahu bagaimana mengolah sampah. Meniru orang Jepang, mungkin  20 – 30 tahun baru terkejar.

Tahukah kamu, Jepang punya pengolahan super canggih di dunia. Sampah langsung bisa dipilih dan dipilah menurut wujudnya.Plastik dapat diolah kembali, kaca pun demikian sedangkan sampah makanan sudah tentu menjadi pupuk. Makanya parit-parit di Jepang bersih sekali. Airnya jernih sekali, saking jernih warga memanfaatkannya untuk berternak ikan nila, koi, dan ikan mas. Kebayang , gak Wanita, parit di Indonesia seperti itu. Kalau kebayang, makanya jangan buang sampah sembarangan apalagi ke dalam parit. Aduh gak kali la ya? Selain membuat pencemaran, sampah juga susah terurai. Berdasarkan riset para ahli geologi, sepanjang ini satu jenis dapat terurai, tissue kertas  – 2-4 minggu, kulit pisang- 3-4 minggu, kantung kertas – 1 bulan, koran – 1.5 bulan, inti apel – 2 bulan, kardus – 2 bulan, sarung tangan katun – 3 bulan, kulit jeruk  – 6 bulan, tripleks – 1-3 tahun, kaos kaki wol – 1-5 tahun, karton susu- 5 tahun, puntung rokok – 10-12 tahun, sepatu kulit – 25-40 tahun, kaleng baja – 50 tahun, gelas plastik busa – 50 tahun, sol sepatu karet – 50-80 tahun, kontainer plastik – 50-80 tahun, kaleng aluminium – 200-500 tahun, botol plastik – 450 tahun, popok sekali pakai – 550 tahun, pancing monofilamen – 600 tahun, kantong plastik 200-1000 tahun.

Dari jenis sampah tersebut, kantong plastik paling lama terurainya, maka berhematlah cara pemakaiannya dengan selalu membawa tas belanja. Resto dan mini markat sudah memulainya, bagaimana dengan kamu Wanita. Ayo ingatkan kembali untuk selalu membawa kantungan kain sewaktu kamu belanja. Dengan  begitu kamu sudah ikut berpartisipasi dalam penyelamatan bumi dan efek rumah kaca. (evi)

 

Loading...