Pertemuan verifikasi lapangan evaluasi KLA

Wanita Medan.com  – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (Kemen PPA) melakukan verifikasi lapangan sekaligus evaluasi pada 10 Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Sumatera Utara.

Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan antar Lembaga Kemen PPA , Rini Handayani, SE, MM, mengatakan, 10 Kabupaten/Kota yang telah masuk tahap verifikasi lapangan.” Dalam verifikasi ini kita dapat mengetahui sejauh mana komitmen pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam melakukan Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak di Kabupaten/Kota.

Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak yang dinilai dari 24 Indikator yang tergabung dalam 5 Klaster, yaitu, Hak Sipil dan Kebebasan, keluarga dan pengasuhan alternative, kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, pendidikan dan Pemanfaatan Waktu luang dan perlindungan Khusus terutama bagi anak berkebutuhan khusus,”katanya yang didampingi tim Independent Dr. Harlah pada acara “Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019”, di Medan, Jumat (5/7/-2019).

Dikatakannya, Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan Kabupaten/Kota yang mempunyai system pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan program dan kegiatan pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

“Adapun Kabupaten/Kota yang dievaluasi yaitu, Sibolga, Padang Sidimpuan, Karo, Dairi, Deli Serdang, Labuhanbatu, Mandailing Natal, sedangkan 3 Kabupten/Kota lainnya diverifikasi langsung kelapangan yaitu, Tebing Tinggi, Medan dan Labuhan Batu Utara,” ujarnya.

Bagi Kabupaten/kota yang dinilai berhasil dalam evaluasi KLA akan mendapatkan penghargaan yang akan diserahkan langsung oleh Presiden RI, kepada Bupati/Walikota pada puncak peringatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2019 di Kota Makasar.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provsu Hj. Nurlela, SH, M.AP. mengucapkan terimakasih kepada tim verifikasi lapangan evaluasi KLA 2019.

Dia berharap keterwakilan 10 Kabupaten/Kota ini dapat meraih hasil yang maksimal berupa penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak.

“Pemerintah daerah berkewajiban dan bertanggungjawab melaksanakan dan mendukung kebijakan nasional dalam penyelenggaraan perlindungan anak di daerah. Kebijakan yang dimaksud diwujudkan melalui upaya daerah membangun kabupaten/kota layak anak,” ujarnya.

Sejak ditetapkan sebagai 10 provinsi layak anak se- Indonesia. Dirasa pencapaiannya masih sangat rendah, diawali tahun 2011 dari 33 kabupaten/kota hanya 7 kabupaten/kota yang memperoleh penghargaan KLA yaitu Deliserdang, Serdangbedagai, Medan, Tebingtinggi, Labuhanbatu, Karo dan Langkat.

“Semoga 10 kabupaten/kota ini dapat meraih penghargaan kabupaten/kota layak anak tahun 2019 di puncak Hari Anak Nasional 23 Juli 2019 ini. Karena masih capaian lainnya yang belum maksimal,” tandas Nurlela. (evi)

 

 

Loading...