by

Keren ! Menlu Retno Marsudi Bincang Akrab dengan FJPI

Wanita Medan. com – Keren !Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi berwebinar ria dengan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), kemarin.

Tema yang diperbincangkan pun keren, “Perempuan dan Perdamaian Dunia” ngeri bah!

Kata menteri, peran perempuan dalam berbagai lini kehidupan sangat diharapkan terutama  untuk mencapai adil dan sejahtera.

“Perempuan bisa jadi agen perdamaian dan toleransi dunia salah satunya menjadi diplomat.

Profesi ini menjadi garda terdepan. Para diplomat melakukan dialog, negosiasi, dan menjaga hubungan baik antar negara, untuk menciptakan perdamaian dunia. Sayangnya perempuan masih memiliki tantangan lebih besar dibandingkan laki-laki,” sebut Retno.

Sosok perempuan yang telah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI dan telah 35 tahun mengabdi di Kementerian Luar Negeri RI ini menjelaskan ketika mengawali kariernya sebagai diplomat sekitar tahun 1984, Retno melihat bahwa profesi ini memang lebih dikuasai laki-laki.

“Masa itu hanya ada sekitar 10 persen perempuan yang menjadi diplomat. Meskipun begitu, kini semakin banyak perempuan yang terlibat dalam profesi ini.

Sekarang sudah sebanding perempuan dan laki-lakinya, bisa 45-55 atau bisa 50-50,” jelasnya.

Perubahan positif ini dapat terjadi, salah satunya karena adanya kebijakan-kebijakan yang memberikan ruang bagi perempuan untuk berkontribusi. Salah satunya adalah penghapusan larangan pernikahan sesama diplomat.

Selain mengenai diplomat, Bu menteri berambut pendek ini juga bincang mengenai Indonesia yang ikut serta dalam upaya perdamaian dunia, termasuk terkait kekerasan militer di Myanmar yang baru-baru ini terjadi.

“Ada sejumlah kebijakan internal yang dilakukan terkait kebijakan berbasis kesetaraan gender. Di antaranya adalah membuka Daycare (penitipan anak) di lingkungan kantor bagi pegawai dan membolehkan pernikahan pasangan diplomat, sehingga diplomat perempuan yang dulunya kebanyakan harus mengundurkan diri kini bisa terus aktif bekerja,” terangnya.

Di akhir perbincangan, Retno menutup dengan kalimat “Investing in women is investing in bright future” yang artinya “berinvestasilah” pada perempuan untuk masa depan yang cerah. ( evi)

Berita Terbaru