Peserta kegiatan berpoto bersama usai kegiatan berlangsung. ‬

WANITAMEDAN.COM-Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI Kota Medan,memberikan pembekalan untuk pendakwah pemula,Sabtu(8/9/2018)
Ketua MUI Kota Medan, Prof M Hatta yang juga sebagai narasumber menyebutkan,pelatihan diharapkan generasi muda Islam dapat mentransformasikan ajaran Islam untuk menjadi tatanan kehidupan masyarakat bersumber pada Al Quran dan Hadist.‬

“Dakwah itu panggilan, ajakan untuk mengajak kepada sesuatu degan membentuk komunitas masyarakat muslim serta peradabannya,”ujarnya.

Dipaparkan Prof Hatta dalam materinya Memilih Metode yang tepat dalam dakwah, hukum dakwah itu adalah wajib sebagaimana dalam Alquran Surah Al Imran 104 yakni fardhu a’in kewajiban bagi semua manusia untuk membawa orang lain kepada kebaikan sesuai profesinya dan fardhu kifayah kewajiban hanya untuk kelompok khusus yang punya otoritas dalam dibidangnya yang disebut dakwah dengan amar ma’ruf nahi munkar.

“Jadi semua umat Islam itu harus bisa berdakwah dengan menyebarkan Islam kepada deluruh manusia sehingga Islam rahmatan lil alamin, serta melestratikan nilai-nilai islam kepada generasi selanjutnya dan mengajak ke jalan yang lurus,” ucapnya.‬

Sedangkan,syarat menjadi da’i, kata Prof Hatta, mengetahui tentang Alquran dan Sunah Rasul, memiliki pengetahuan Islam yang berinduk pada Alquran dan sunnah, memiliki pengetahuan keumatan serta memahami bahasa umat yang diajak.
“Prinsip daiyah itu tidak memaksa, tidak mencelah, tidak juga diskriminatif dan memberikan keteladanan,” katanya.‬

Narasumber lainnya, Asmawita menjabarkan,sangat penting refrensi dalam menyusun materi dakwah. Hal itu guna menjelaskan, untuk rujukan materi dakwah yakni Alquran, hadist Rasulullah dan pendapat/ijtihad para ulama. Dimana dakwah diharapkan dapat menyelesaikan masalah dengan ruang lingkup bidang aqidah, ibadah, akhlak dan bidang muamalah.

“Dalam pelatihan ini kita bentuk kelompok dan beri format tugas kepada peserta seperti menentukan bidang kajian, judul bahasan, sasaran dan tujuan dakwah, isi serta kesimpulan. Dengan begitu peserta bisa memulai dan berani dalam berdakwah,” imbuhnya.

‪Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga MUI Kota Medan,Hj Nurliati Ahmad MA,menyebutkan, pembekalan cara berdakwah kepada pendakwah muda sangat penting, meningat perlunya regenerasi pendakwah terutama di Kota Medan. “Tentu pembekalan ini sangat berarti bagi pendakwah pemula, selain memperbanyak ilmu dan wawasan mereka akan memahami bahwasanya dakwah itu perlu bekal yang kuat,agar bisa menyampaikan materi dakwah kepada masyarakat,”paparnya.(WM01)

Loading...