Lihat apa yang dipegang Torang Rambe, ada jamu temulawak

Wanita Medan.com – Cerita lucu dibalik pelaksanaan ibadah haji selalu menarik untuk dikisahkan kembali. Apalagi kalau bukan soal barang bawaan calon jemaah yang aneh-aneh.

Nah, mengenai yang satu ini, sering kali terjadi. Maklum saja calhaj ini kan berasal dari berbagai macam daerah dengan segala adat istiadatnya. .Ada suku Jawa, Batak, Padang dan Mandailing. Kebiasaan mereka juga bermacam-macam. Kalau suku Mandailing suka sekali membawa sambal, bawa goreng. Pokoknya yang berbau makanan.

Kalau suku Jawa apalagi kalau bukan sekitar obat-obatan khususnya jamu. Nah, coba Wanita bayangkan jamu temulawak yang sudah diracik halus tinggal diseduh air panas sampai ke Arab Saudi.

Memang tidak mengapa, tapi pemerintah Arab Saudi melarangnya. Alasannya, pihak bandara Arab Saudi tak mau repot-repot memeriksa barang bawaan jamaah yang aneh-aneh, cukup yang wajar saja sehingga mudah memeriksanya. Apalagi untuk pesawat. Tentu makin berat. Belum lagi menghadapi “nakalnya” para jamaah ini. Dengan menjual barang bawaannya. Kemarin, sempat terciduk jamaah asal Surabaya yang membawa rokok. Katanya buat dijual disana. Duh, ibadah Pak… bu… Kalau niatnya ibadah, ibadah saja jangan jualan disana. Kalau obat-obatan jangan khawatir, banyak orang Indonesia, beli saja disana.Mau jamu temulawak, jamu penambah nafsu makan (seperti yang ditemukan Wakil Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan Torang Rambe, Sabtu (13/7 -2019)

Nah rednotes (peringatan) pemerintahan Arab Saudi ini diberikan kepada pihak penerbangan, tahun 1440H/2019 ini. “Jika ada jemaah membawa jenis obat obatan tradisional maupun yang bersifat jamu-jamuan akan didenda  10. 000 Riyal. Atau setara Rp 40 juta,” kata Torang. Nah, Lo ? (evi)

 

Loading...