by

Penjaringan Bakal Calon Rektor UINSU Dibuka, 4 Nama Bersaing Ketat I Prof. Saidurrahman Diunggulkan

Wanita Medan.com – Pendaftaran dan pemberkasan penjaringan bakal calon rektor UIN SU periode 2020- 2024 telah dibuka.  Sebanyak empat guru besar/profesor UIN SU resmi mendaftarkan diri ke panitia penjaringan.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Penjaringan Balon Rektor UIN SU 2020-2024, Dr. Abdul Rahim, M.Hum terkait perkembangan tahapan dan proses penjaringan, pada wartawan, Rabu (13/5- 2020).

Dilanjutkan Rahim, hari pertama pendaftaran, Senin (11/5) ada dua bakal calon mendaftar dan pada Selasa (12/5- 2020) juga terdapat dua bakal calon yang resmi mendaftar. Jumlahnya ada empat bakal calon yang terdaftar dan telah menyerahkan berkas persyaratan, jelasnya didampingi wakil ketua panitia, Dr. Amiruddin Siahaan, M.Pd dan sekretaris Dr. Azhari Akmal Tarigan, MA.

Dijelaskannya yang mendaftar pertama Prof. Dr. Saidurrahman, M.Ag yang saat ini masih menjabat sebagai Rektor UIN SU 2016-2020. Kedua yaitu Prof. Dr. Syahrin Harahap, MA seorang guru besar di kampus Islam itu. Kemudian di hari kedua, Selasa (12/5 – 2020) mendaftar Prof. Dr .Amroeni Drajat, M.Ag yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiwaan dan Kerjasama. Terakhir yaitu Prof. Dr. Faisar Ananda, MA.

Ketua panitia penjaringan juga menjelaskan, tahapan ini dilakukan karena berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama RI No B/II/3/11604 tentang pengangkatan Rektor UIN SU periode 2016-2020 akan berakhir 31 Agustus 2020 mendatang. Dijelaskannya pula tahapan penjaringan ini mengacu pada Peraturan Menteri Agama (PMA) RI No 68/2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian rektor dan ketua pada perguruan tinggi keagamaan yang diselenggarakan pemerintah.

Ia menjelaskan jadwal tahapan dan proses penjaringan. Pengumuman dan sosialisasi penjaringan pada 4-8 Mei 2020, pendaftaran dan pemberkasan fisik dan softfile pada 11-14 Mei 2020. Lalu verifikasi persyaratan administrasi pada 15-19 Mei 2020 dan penetapan hasil verifikasi dokumen bakal calon rektor tersebut pada 20 Mei 2020. Tahap selanjutnya penyerahan hasil verifikasi tersebut kepada senat universitas pada 21 Mei 2020. Kemudian tahap pemberian pertimbangan dan penyerahan dokumen pertimbangan kepada rektor pada 28 Mei 2020. Lalu berkas hasil pertimbangan tersebut diserahkan melalui Rektor UIN SU kepada Menteri Agama RI.

Meski terdapat wakil rektor dan guru besar yang telah mendaftar, namun nama Prof. Dr. Saidurrahman M.Ag tak terbendung bahkan mendapat 80 % dukungan senat.

Ketika ditanya wartawan Prof Saidurrahman mengatakan jika dirinya diamanahkan kembali memimpin UIN SU, cita-cita kampus peradaban UIN SU menjadi World Class University 2045 akan terus dilakukan. Menurutnya, cita-cita ini menjadi gelombang ketiga kebangkitan UIN SU, yaitu menjadi universitas kelas dunia.

“Kita terus berbenah, dan ini menjadi titik awal kebangkitan UIN SU menjadi universitas kelas dunia,” ucap Prof. Saidurrahman.

Dikatakan, sebagai generasi gelombang ketiga warga UIN SU pantas bersyukur melalui perjuangan gigih para pendahulu IAIN SU. Para Rektor-rektor sebelum dirinya, berjuang dengan penuh semangat bagaimana membangun IAIN SU menjadi UIN SU yang unggul.

Menurut dia, transformasi IAIN SU menjadi UIN SU disebut gelombang kedua kebangkitan UIN SU, karena terjadi perubahan besar, sebab jika IAIN SU hanya mengelola ilmu-ilmu keislaman atau ‘ulum al-diniyyah atau ‘ulum al-islamiyyah atau dirasah islamiyyah, kini telah merambah keseluruh bidang ilmu, teknologi dan seni tanpa kehilangan ciri keislaman dan ke Indonesiaannya, pungkasnya. ( evi)

Berita Terbaru