Pengumpul zakat dari PT dan BUMD

Wanita Medan.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) mengharapkan semua pihak mendukung dan berpartisipasi dalam upaya optimalisasi pengumpulan zakat. Khususnya Perguruan Tinggi (PT) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di daerah ini.

Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan itu saat menghadiri acara Sosialisasi Optimalisasi Pengumpulan Zakat Melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di Perguruan Tinggi dan BUMD Provinsi Sumut, Selasa (30/4/2019) di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

Menurut Gubernur, Perguruan Tinggi dan BUMD dapat menggerakkan dan membangkitkan zakat di lingkungannya masing-masing. “Sehingga kegunaannya lebih dapat dirasakan masyarakat dan mewujudkan Sumatera Utara yang bermartabat,” ujar Gubernur.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumut Armansyah Nasution mengatakan, untuk melaksanakan amanah peraturan perundang-undangan, diharapkan Perguruan Tinggi  menentukan nama pengurus atas dasar kesepakatan semua pihak untuk bersedia membentuk pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

“Diharapkan setelah selesai Ramadan sudah terbentuk dan sudah aktif, maka diharapkan setiap Perguruan Tinggi bisa menghimpun dana yang bisa digunakan bagi mahasiwa yang membutuhkannya,” ungkap Armansyah.

Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Dian Armanto menyambut baik upaya optimalisasi pengumpulan zakat melalui UPZ. Bahkan, menurutnya, seluruh Perguruan Tinggi Swasta siap untuk mengikutsertakan dosen dan pegawainya dalam pengumpulan zakat.

“Nanti, akan ada tim pengumpul zakat di Perguruan Tinggi Swasta di Sumatera Utara. “Sehingga ke depan akan membantu mahasiswa untuk berkuliah di Perguruan Tinggi masing-masing melalui zakat yang dikumpulkan dari dosen dan pegawai,” ujar Armanto.

Dikatakan Armanto, dari jumlah keseluruhan Perguruan Tinggi di Sumatera Utara sekitar 269 Perguruan Tinggi Swasta ditargetkan 60 persen akan memiliki badan zakat yang bisa membantu. “Dan Sumut memiliki sekitar 10 ribu orang dosen yang sekitar 70 persennya beragama Islam, akan dikumpulkan zakatnya di masing-masing Perguruan Tinggi. Sehingga berharap ke depan mahasiswa dapat difasilitasi di perguruan tingginya masing-masing,” sebutnya. (wm/evi)

 

 

Loading...