PPDB 2019

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2019 membuka dua jalur  sistem penerimaan. Sistem zonasi dan testing online. Sistem testing online hari ini (Jumat 14 – 15 – 2019 ) dilaksanakan. Demikian dikatakan, Plt Sekretaris Disdiksu Ruslan sekaligus Ketua Pelaksana PPDB 2019 Sumut pada wartawan, Kamis (13/6- 2019)..

etunjuk teknik (Juknis) PPDB ini sudah ditandatangani Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis dan sudah dapat dibuka dilaman PPDBSumut2019.go.id.

Secara eksplisit Ruslan menjelaskan, PPDB masih memberlakukan sistem zonasi. Dengan perincian zonasi jarak, zonasi keluarga ekonomi tak mampu, zonasi anak guru, disabilitas, PKH dan bakat olahraga dan prestasi khusus, dimana masing-masing zonasi ini memiliki bobot penilaian 20 % dan 5 %. “Sementara untuk zonasi dibawah 20 km bobot penilaian 60 % ditambah nilai UN 40 %,” jelas Ruslan.

Sistem zonasi tak berlaku untuk SMK. Sekolah Menengah Kejuruan masih mengandalkan nilai UN untuk masuk. Sistem penilaian masih sama, bagi yang nilainya sama, maka akan diambil yang mendaftarkan terlebih dahulu.

Masih untuk tingkat SMA, masih ada sistem jalur prestasi. Jalur ini bagi anak yang berprestasi bidang akademik, misalnya pernah mengikuti olyimpiade fisika, matematika dan lainnya, kemudian bidang olahraga ditingkat nasional dibuktikan dengan tanda tangan penyelenggara kejuaraan tersebut. Selain itu, bagi anak yang orangtuanya pindah tugas, baik ASN dan TNI, Polri.

Tak seperti tahun sebelumnya, 2019 Disdiksu membuka sistem baru dengan cara testing. Hal ini menjawab komplain masyarakat dan pihak sekolah yang merasa dirugikan dengan sistem zonasi. Bahkan Gubsu Edy Rahmayadi juga pernah mengungkapkan hal tersebut pada wartawan. Maka untuk tahun ini dibuka sistem testing online.

Pendaftaran testing sudah dibuka sejak 10 – 12 Juni 2019, Kamis (13/6) kemarin para peserta penentuan lokasi testing oleh Kacabdis. Selanjutnya 14 – 15 Juni testing online bagi peserta PPDB. Namun nilai UN harus rata- rata 7,0

Untuk kota Medan, sekolah yang membuka testing online ada 12 sekolah yakni SMA 1,2,3,4,5,11,12,13,15,16,17 dan 19. Hasil testing akan diumumkan 18 Juni 2019. Istimewanya bagi peserta testing online yang tak lulus dapat mendaftarkan diri mengikuti sistem zonasi yang dibuka tanggal 19 Juni. Bagi yang lulus dua sistem ini dapat mendaftar di tanggal 1- 5 Juli 2019. (evi)

 

Loading...