Wanita Medan.com – Diiringi suara azan dan lambaian tangan, keberangkatan calon jamaah haji asal Tapanuli Selatan, Medan, Binjai, Deliserdang, Labuhanbatu dan Padang Sidempuan terasa lebih mengharukan.

Pasalnya ini kloter 22 yang artinya ini juga kloter terakhir dari pemberangkatan calhaj dari Embarkasi Medan. Dilepas Kemenagsu Iwan Zulhami dan beberapa pejabat Kemenagsu membuat prosesi pelepasan lebih hikmat.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut, Iwan Zulhami mengatakan jamaah pada keberangkatan terakhir ini hanya 341 jemaah. Sehingga total jemaah yang berangkat hanya sebanyak 98,66%. Atau yang gagal berangkat 1,34%.

Disebutkannya, para jemaah yang batal berangkat haji ini disebabkan sakit sebelum memasuki asrama haji hamil dan juga meninggal dunia.

Disebutkannya keberangkatan jemaah ini, sudah dilakukan sesuai dengan prosedur baik dari Kesehatan, Kemenag maupun Penerbangan.

  • Jamaah asal Tapsek

Pada kloter ini ada sebanyak 4 jamaah batal berangkat, dua diantaranya disebabkan sakit sebelum masuk Asrama Haji masing-masing Dariana Jaudali Simatupang binti Hudali  Simatupang (82) dan Rosmini Baginda Rulla Rambe binti Baginda Rulla (62) sedangkan dua lainnya, Yusniar Kasbi Siregar binti Kasbi Siregar (54) sakit setelah masuk Asrama Haji dan Amran Jasiboga Harahap Bin Jasiboga Harahap (57).

Menuju bus pemberangkatan

Selain itu, 4 jemaah lainnya eks kloter 12 asal Binjai mengisi seat kosong, Pinayung Abdul Rahim Harahap Bin Abdul Rahim (57), Eliyanan Khairida Mahmud Lubis binti Mahmud Lubis (54), Zainal Arifin Muhammad Nur bin Syakban (63) dan Endang Yudhianti Ismail binti Tengku Ismail (60).Semoga jadi haji yang mabrur.(evi)

Loading...