by

Sumatra Roastery Tawarkan Bubuk Kopi + Ngopi

Wanita Medan. com – Harum aroma khas kopi langsung menyergap hidung ketika menginjakkan kaki ke Sumatra Roastery Jalan Gagak Hitam 117 F Medan. Beberapa laki- laki tampak santai menikmati secangkir kopi di depannya.Suasana cafe kekinian ini benar – benar ramai dengan penikmat kopi

Bisnis yang lagi buming di kalangan mileneal saat ini.Namun di Sumatra Roastery (SR) semua bisnis dibabat habis. Tempat jualan kopi ok, ngopi juga ayok, mau giling kopi juga bisa.

Wanita Medan akan cerita satu – satu dulu ya, kita lihat atmosfir di SR dulu. Berhubung baru mulai Februari lalu, renovasi nampaknya masih berjalan. Meski tak mengganggu konsumen. Namun SR bukan pemain baru lho, sebelumnya mereka ada di loby hotel Jamaica sejak 2012 kemudian buka warung sendiri di 2014. Baru di tahun 2019 di salah satu ruko Gagak Hitam.

Para penikmat kopi

Nah, disitu sudah ada penikmat kopi sejati plus  kalangan mileneal yang baru mencatatkan namanya sebagai peminum kopi. Perbedaan mereka amat tipis jika milenal baru memanfaatkan tempat dan momen untuk bekerja sedangkan penikmat kopi langsung ke eksekusi. Lihat saja kaum mileneal ini di meja mereka pasti ada laptop .  Apalagi kalau bukan untuk merancang kerja atau proyek yang harus disiapkan. Paling mis numpang wifi la…

Seru juga ya, jika menggambarkan penikmat kopi ini. Beda lagi dengan warung kopi pinggir jalan.Disitu ada istilah kopi tubruk. Entah mengapa disebut demikian, mungkin “tubrukan” antara kopi, gelas dan airnya yang tak beraturan. Belepotan kemana- mana, jauhlah dari kesan bersih dan higenis.Tapi, jangan salah, bicara politik paling aman di tempat itu, apalagi saat kampanye kemarin. Wow, ramai!

Nah, di SR ini tentu tak demikian., Kesan bersih, harum dan higienis langsung tercium.  Di SR ada tiga alat pemanggang kopi (roasting) . Kebetulan karyawan SR tengah meroasting kopi yang masih berbentuk bulat – bulat agar halus dan tercium aroma kopinya. Jadi jangan heran selain jualan kopi SR juga menerima peng roastingan Rp 20.000 per kilonya.

Begitu kata, Rahmad Fikri selaku pengelola SR pada Wanita Medan, awal pekan lalu. Menurut Rahmad, kopi yang dirosting tetap jenis Arabika dan Robusta yang didatangkan dari 9 daerah di Sumatera seperti Gayo, Lintong, Mandailing, dan Dairi.

Rahmad dan asistennya Dana

Selain menyajikan kopi yang siap saji SR juga menyediakan kopi yang sudah dikemas untuk dijual. Yang harganya juga sangat bervariasi seperti Arabika standar ada kemasan 1 kg (Rp 170.000),  500 gr (Rp 90.000)  dan 250 gr (Rp 50.000).Untuk menengah ada Wine Coffee harga mulai Rp 400.000 – Rp 100.000 . Sedangkan yang super ada luwak harganya Rp 750.000 – Rp 200.000 per gramnya.

Kopi dalam kemasan dan siap di pasarkan

Kopi – kopi tersebut dikemas dalam kantung aluminium foil yang cantik. ” Namun bagi konsumen mau menjual dengan label sendiri boleh juga,” kata Rahmad. Itu sebabnya, Rahmad sangat menekankan konsumen juga bisa membeli kopi SR untuk oleh- oleh kopi di Medan

Selain jadi pusat oleh- oleh kopi kota Medan, Rahmad juga mempunyai mimpi besar ingin menggabungkan 120 jenis kopi di Indonesia .Keinginan tersebut muncul dari niat baik sebagai alumni Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia ( AEKI).

” Gabungan kopi seluruh nusantara ini tak terkecuali kopi dari Bali akan terasa sangat istimewa.  Untuk itu saya berharap alumni AEKI ini kita kumpulkan di Bali, mudah- mudahan rencana dan keinginan saya ini bisa diselenggarakan,” kata Rahmad antusias.

Sementara satu demi satu ambisi besarnya di SR telah terwujud pertama menjadikan tempat usahanya sebagai jasa raosting apalagi dengan alat super canggih dan baru yang dibeli dari Taiwan, kemudian menjadikan SR sebagai tempat suplai bagi cafe, restauran maupun warung kopi yang ada di Medan dan tak kalah mulianya, Rahmad ingin menjadi konsultan kopi bagi pengusaha muda yang ingin membuka cafe atau warung kopi yang berstandar tentunya gratis, ujar Rahmad meyakinkan.

Alat rosting yang dimiliki Sumatra Roastery.

Minum kopi

Nah, bagi penikmat kopi, SR sudah dapat dikunjungi jam 08.00- 23. 00 WIB malam.Di situ kamu akan dilayani 11 barista yang sudah berpengalaman. Perempuan juga ada, seperti yang melayani Wanita Medan saat berkunjung ke sana.

Salah seorang Barista SR yang siap menyajikan kopi yang mantab.

Saat itu kami disuguhi sanger yang merupakan favorit kopi di SR. Kopi sanger terasa manis dan enak karena ditambah susu kental manis.Untuk secangkir kecil dikenakan harga Rp 20.000 per cangkir.

Ini hasilnya segelas kopi sangi yang enak.

Ada juga kopi ule kareng yang harganya sangat standar sekali, namun bisa ditambah madu, hmmm…rasanya sangat unik .Bayangkan madu yang manis bercampur dengan kopi yang pahit, rasanya sangat fantastis sekali. Kemudian ada juga luwak kopi. Untuk yang satu ini tak diragukan lagi kenikmatannya, coba saja sensasi rasanya.( evi)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru