Wanita Medan.com –  Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) menggelar Pekan Karya Ilmiah yang berlangsung sejak tanggal 14 sampai dengan 18 Oktober 2019 di Halaman Biro Rektor UIN SU Jalan Willem Iskandar Muda.

Semua perguruan tinggi memiliki cita cita agar menjadi Universitas riset kelas dunia, hal ini tentunya memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh civitas akademika dan seluruh stakeholder perguruan tinggi untuk memacu dan meningkatkan kinerja penelitian dan publikasi ilmiah. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadinya peningkatan kualitas SDM dan produktifitas karya ilmiah di UIN Sumatera Utara,”

Kata Ketua panitia Prof. Dr. Syafaruddin, M.Pd, melalui Asrul Daulay, Sekretaris Panitia Pelaksana pada Selasa (15/10/2019)

Dijelaskannya tujuan digelarnya kegiatan ini, sebagai sarana diseminasi karya dosen dan mahasiswa UIN Sumatera Utara, baik berupa buku, penelitian dan karya ilmiah lainnya. Kemudian sebagai media silaturrahmi dan sharing informasi di kalangan praktisi pendidikan. Memberikan peluang bagi dosen untuk mempublikasikan karya ilmiahnya di tingkat nasional.Dan juga meningkatkan kualitas dan kuantitas buku ilmiah dosen UIN Sumatera Utara.

Pelaksana yang melibatkan Biro Administrasi Akademik, kemahasiswaan dan kerjasama, Dosen dan mahasiswa UIN SU, penerbit dan pegiat perbukuan serta masyarakat luas pada umumnya.

Salah seorang mahasiswa, Firdha, mengatakan sangat senang dengan kegiatan tersebut salah satunya adanya pameran buku. Dengan adanya pameran buku itu, ia menjadi lebih mudah mencari buku yang ia butuhkan dan banyak pilihan dan referensi buku terbaru.

Antusias mahasiswa

“Senang sekali, terutama pameran buku ini. Banyak referensi buku baru disini, dan kebetulan saya mau belajar buka usaha jadi saya cari buku bisnis,” ungkap mahasiswa yang mengaku jurusan bahasa Arab ini.

Selain mahasiswa, ternyata para penerbit juga sangat antusias. Seperti pengakuan Aidil dari Penerbit PT.Agromedia yang berkantor perwakilan di Jalan Tasbih I Medan ini bahwa pada pameran ini ia membawa 1000 judul buku yang tiap perjudulnya ia bawa 3 eksemplar.

” Ini sudah agenda tahunan. Kami pilih disini karena antusiasnya sangat tinggi dibanding diluar. Pameran dari kemarin. Perhari habis terjual 20 judul buku. “Topik buku yang saya bawa  bervariasi mulai buku-buku dengan topik-topik Islam, buku-buku remaja juga ada,” ungkapnya.

Peminat banyak

Sementara itu, adapun kegiatan pada Pekan Karya Ilmiah ini diantaranya bedah buku, diseminasi konsep dan gagasan melalui bedah buku dan temuan. Penelitian dengan melibatkan steakholder dan UINSU. Dari UINSU hari kedua tersebut, diisi oleh Dr.Junaidi Arsyad, MA .Dia membedah bukunya sendiri yang berjudul Metode Pendidikan Rasullullah SAW.

Dihadapan mahasiswa yang hadir, Junaidi banyak mengulik cara Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah yang dikatakannya penuh bersemangat dan berapi- api sehingga orang tak bosan.

” Kalau kita dengar ceramah di masjid, dengan. Ustadz yang tak menarik, 15 menit saja kita sudah bosan. Berbeda dengan nabi, dia berceramah dengan mata yang membelalak, penyampaiannya menarik. Pokoknya tak membosankan,” kata Junaidi yang juga dosen di Fakultas Tarbiyah.

Selain semangat, Nabi Muhammad juga seorang yang penuh humor. “Suatu hari dia mengajak istrinya Aisyah lomba lari. Saat itu umur Nabi 55 tahun sedangkan Aisyah 15 tahun. Namun Nabi dapat memenangkan lomba lari itu. Kesempatan lain Aisyah menantang lagi. Di kesempatan kedua ini Aisyah yang menang karena sebelumnya dia sudah died. Nah, bukan sekarang saja ada diedkan semasa Aisyah dia juga sudah menerapkannya. Rahasianya tak pakai ramu- ramuannya,” kata ustaz Junaidi yang sengaja merahasiakan died ala istri Nabi itu.

Tentunya hal itu mendatangkan rasa penasaran pengunjung yang rata- rata masih abege yang hari itu padat. Kursi pengunjung

Sehari sebelumnya diberi penghargaan pada dosen yang produktif dan kreatif 2019.Pameran buku, diikuti oleh 22 grup penerbit nasional, antara lain penerbit Agro Media Group Jakarta, Mizan group Bandung, Niaga Swadaya Jakarta, dan lainnya.

“Harapan kami  melalui kegiatan tersebut semakin meningkatnya budaya ilmiah di kalangan para dosen dan mahasiswa UIN SU pada khususnya dan masyarakat sumatera utara pada umumnya, meliputi budaya menulis, membaca, meneliti, diskusi serta publikasi,” tandasnya.

Aneka buku di pamerkan

Sayang harga buku yang ditawarkan mahal. Buku ustadz UAS yang tebalnya dibawah 100 halaman ditawarkan Rp 79.500. Sementara buku cerita anak- anak dan buku gambar dijual dengan harga Rp 25.000 per eksamplar.Tapi begitulah ilmu itu memang mahal, bu.( evi)

 

Loading...