Para wisudawan UMSU

Wanita Medan.com – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mewisuda 2.283 Magister, Dokter, Sarjana dan Ahli Madya untuk Periode I Tahun 2019, dua gelombang, Selasa- Rabu  (23 – 24 April 2019) di Selecta Convention Hall, Jalan Listrik Medan.

Para wisudawan diantaranya, sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri, termasuk staf ahli Kapolri. Para perwira tinggi dan menengah Polri yang ikut dalam barisan wisudawan yakni, Brigjen Pol.Drs Wahab Saroni (Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Budaya, Brigjen Pol Drs Anfi Loedinto (BNN RI), Kombes Pol Drs Syamsudin Kubis (Lemdikpol Mabes Polri), Kombes Pol Drs Ery Susanto (Akpol RI), Kombes Pol. Yofie Girianto ( Kabid Propam Polda Sumut).

Pada hari pertama wisuda hadir Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Prof. Dr. Lyncolin Arsyad, Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Dr HasyimSyah Nasution MA, Ketua PW ‘Aisyiyah Sumut Hj Elyanita, Jajaran Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Pimpinan Ortom Muhammadiyah Tingkat Wilayah, Direktur RS Muhammadiyah Medan dr Muhammad Reza, Pengurus lembaga Kemahasiswaan Se-UMSU dan sejumlah Pimpinan Mitra UMSU.

“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar civitas akademika UMSU, kami ucapkan selamat kepada wisudawan beserta orang tua dan keluarga wisudawan atas keberhasilan putra-putri bapak dan ibu menyelesaikan studi di UMSU,” ujar Rektor UMSU Dr Agussani MAP mengawali sambutannya.

Atas dukungan semua pihak dan seluruh civitas akademika UMSU kepercayaan masyarakat dan pemerintah kepada UMSU terus meningkat. “Dan kami berkomitmen akan terus menjaga kepercayaan tersebut dengan baik,” katanya.

Selanjutnya, sebagai Perguruan Tinggi milik persyarikatan Muhammadiyah, UMSU memiliki target untuk melahirkan lululasan yang berkompeten, yang siap menghadapi persaingan dunia kerja yang terus berkembang dan kompetitif.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, keahlian kerja dan kemampuan berpartisipasi serta pola pikir yang dinamis menjadi tantangan bagi lulusan UMSU. Kedepan, kuantitas bukan lagi jadi indikator yang utama bagi ssebuah perguruan tinggi dalam mencapai kesuksesan. Yang jadi ukuran nantinya adalah kualitas lulusan, telebih dihadapakan dengan tantangan revolusi industri 4.0, dimana SDM yang berkualitas dan inovatif adalah faktor yang sangat menentukan.

“Makanya UMSU memandang rekonstruksi kurikulum yang responsif terhadap tuntutan perkembangan zaman sangatlah penting dan mutlak dilakukan. Untuk menjawab semua tantangan itu, ” tandas Agussani. (evi)

Loading...