by

Unimed, PTS dan Sekolah Mitra Persiapkan UTBK SBMPTN Sesuai Protokol Kesehatan

Wanita Medan.com – Pelaksanaan UTBK SBMPTN Tahun 2020, sebentar lagi. Unimed melakukan persiapan dengan menggelar rapat koordinasi Perguruan Tinggi Swasta dan Sekolah Mitra di Medan, melalui video conference, Rabu (3/6-2020).

Rapat tersebut diikuti 4 PTS (UMSU, UMA, UNPAB, dan Univ. Potensi Utama) dan 6 Sekolah Mitra (SMKN 14, MAN 1, SMKS Tritech Informatika, SMKS Al Fattah, SMKS Teladan, dan SMKS Ar-Rahman).

Rapat Koordinasi tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I Unimed Dr. Restu, MS. Adapun PTS dan Sekolah Mitra yang mengikuti rakor UTBK SBMPTN 2020 tersebut adalah Dr. Agussani, M.AP (Rektor UMSU), Prof. Dr. Dadang Rahmad, M.Eng, M.Sc (Rektor UMA), Dr, H. Muhammad lsa lndrawan, SE., MM (Rektor UNPAB), Dr. Rika Rosnellt M.Kom (Rektor UPU), Nurlela S.Pd. (Kepala Sekolah SMK 14 Medan), Maisaroh Siregar, S. Pd., M.Si. (Kepala Sekolah MA Negeri 1 Medan), Muhammad Herzal Sinambel4 S.Pd.l (Kepala Sekolah SMK Tritech Informatika), H. Wagirun, SH (Kepala Sekolah SMK Swasta AL Fattah), Drs. Rusman Manurung (Kepala Sekolah SMK Swasta Teladan Medan), Sukardi (Kepala Sekolah SMKS AR-Rahman Medan), Dr. Abil Mansyur, S.Si,, M.Si (Koordinator Pelaksana UTBK), Yusri Effendi, S.Pd (KoordinatorTlK UTBK), Drs. Sriadhi, M.Pd., M.Kom., Ph.D, Tiur Malasari Siregar, S.Pd., M.Si., Budi Ali Mukmin, SIP., MA, Winsyahputra Ritonga, S.Pd., M.Si, M. Surip, S.Pd., M.Si., Yan Azhari. M.Pd. (Panitia Penyelenggara UTBK Unimed).

Wakil Rektor I Dr. Restu mengatakan kegiatan rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka mensukseskan UTBK SBMPTN 2020. Kata Restu, pelaksanaan tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dikarena pandemi Covid-19 mengharuskan semua menjaga jarak.

Sehingga dalam pelaksanaannya nanti mengikuti prosedur protokol kesehatan dari pemerintah. Dengan mengatur jarak, para peserta harus menggunakan masker, dicek suhunya tubuhnya, pihah panitia juga menyiapkan tim kesehatan, bekerjasama dengan gugus depan Covid-19 Pemprovsu dan Pemko Medan untuk mengantisipasi seandainya ada peserta yang kemudian diindikasikan positif atau terkontaminasi covid-19 akan segera ditangani dan tidak dibolehkan masuk ke ruangan.

“Oleh karena itu mungkin nanti ada perubahan-perubahan persyaratan, lokasi dan sebagainya, nanti kita bisa didiskusikan lebih lanjut, katanya.

Selanjutnya Dr. Restu mengatakan “Pelaksanaan UTBK juga dibatasi jumlah sesinya. Kapasitas ruangan juga harus mempertimbangkan jarak, misalnya yang tadinya 40 orang itu hanya bisa menampung 20 orang dan yang selama ini satu ruangan hanya 20 orang itu menjadi separuhnya 10 orang dalam satu ruangan. Pelaksanaan UTBK akan dilaksanakan pada bulan 5-12 Juli 2020. Saat ini sedang berlangsung pendaftaran secara online UTBK SBMPTN dari tanggal 2-20 Juni 2020.( evi)

Berita Terbaru